Cara Cek Motherboard PC sedang Rusak atau Tidak

Cara Cek Motherboard PC sedang Rusak atau Tidak

Seperti yang kita tahu, salah satu komponen komputer paling oenting adalah motherboard. Hal itu karena Motherboard memainkan peran yang sangat penting dalam sistem komputer. Lalu, bagaimana cara cek motherboard PC sedang Rusak atau tidak?

Untuk mengetahui apakah motherboard Kamu benar-benar rusak, maka Kamu perlu mengetahui ciri-ciri motherboard yang rusak, kemudian ciri-ciri motherboard yang rusak dan apa penyebabnya, serta Ada beberapa cara untuk menemukan motherboard yang rusak.

Cara Cek Motherboard PC sedang Rusak atau Tidak

Dan bagi kamu yang belum mengetahuinya, tenang saja, karena pada artikel kali ini kita akan memberitahukan kamu tentang cara cek motherboard PC. Tanpa berlama-lama lagi? Langsung intip pembahasannya di bawah ini.

1. Amati Seberapa Panas Komputer Saat Dinyalakan

Dalam kondisi normal, rata-rata komputer yang masih berfungsi dengan baik akan terasa panas jika dijalankan lebih dari beberapa jam, apalagi saat kita menggunakan mesin tersebut untuk menjalankan aplikasi yang berat.

Namun saat motherboard mengalami crash, salah satu gejala yang muncul adalah komputer menjadi panas saat pertama kali dinyalakan. mSuhu tinggi yang menyebabkan komputer menjadi panas dapat disebabkan oleh kegagalan IC chipset pada motherboard dan/atau IC pada catu daya, sehingga menyebabkan suhu pada komponen komputer.

Untuk mengetahui apakah kerusakan memang terjadi pada IC motherboard Kamu, Kamu perlu melakukan beberapa hal. Pertama kali tentunya kamu harus membongkar komputer tersebut, kemudian pastikan bagian-bagian komputer kamu terhubung dengan baik sehingga tidak ada yang lepas atau copot.

Periksa juga rotasi kipas, status heatsink, chipset berbeda pada motherboard, dll. untuk memecahkan masalah sistem pendingin komputer. Pastikan juga penyebab laptop cepat panas jika laptop kamu tidak terjadi pada laptop kamu.

Setelah memastikan tidak ada yang salah terpasang dan heatsink berfungsi dengan baik tetapi masalahnya masih sama, terutama overheating di area chipset, kemungkinan besar motherboard Kamu rusak.

2. Amati status BIOS

Gejala lain yang akan muncul saat komputer Kamu mengalami kegagalan motherboard adalah munculnya masalah pada sistem BIOS komputer. Baik itu kerusakan kecil maupun besar, motherboard yang rusak bisa sangat mempengaruhi keadaan BIOS. Beberapa masalah pada BIOS yang biasanya disebabkan oleh masalah pada motherboard adalah:

  • Tidak dapat mengakses BIOS dengan berbagai cara
  • Tidak dapat melanjutkan penggunaan komputer melalui BIOS alias macet di BIOS meskipun memiliki sistem operasi
  • Mesin menyala tetapi layar kosong tidak menunjukkan apa-apa karena BIOS rusak
  • Mesin menyala tetapi hanya berhenti di logo BIOS dan tidak dapat di gunakan lagi

Jika Kamu mengalami beberapa masalah yang di sebutkan di atas, kemungkinan motherboard dan BIOS Kamu mengalami masalah yang perlu di selesaikan secara bertahap. Untuk mengatasi masalah ini, Kamu perlu menginstal ulang BIOS dan memperbaiki masalah fisik pada motherboard.

Dan pastikan fungsi CMOS berfungsi dengan baik. Jika Kamu khawatir tidak bisa melakukan hal tersebut, sebaiknya Kamu mencari jasa teknisi profesional agar kondisi motherboard dan BIOS Kamu tidak semakin parah.

3. Pantau Status CPU dan/atau Kipas CPU

Pada motherboard yang rusak terutama dengan chipset atau bagian pengatur lainnya, salah satu gejala yang akan muncul adalah CPU fan dan kipas CPU tidak berfungsi atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Hal ini bisa terjadi karena arus ke kipas terganggu karena motherboard kamu rusak.

Setelah Kamu memastikan bahwa kipas CPU atau kipas CPU komputer Kamu tidak berfungsi dengan baik, Kamu dapat menentukan sisi mana dari motherboard yang rusak dan kemudian mengganti komponen tersebut. Dalam beberapa kasus, Kamu perlu mengganti seluruh motherboard karena kerusakan tidak dapat di perbaiki secara manual.

4. Amati Bunyi Bip pada Motherboard

Salah satu tanda paling umum bahwa motherboard Kamu rusak adalah bunyi bip saat komputer Kamu pertama kali di hidupkan. Hanya saja, bunyi bip ini bisa menkamukan masalah selain motherboard, jadi Kamu perlu memperhatikannya.

Kamu perlu mengetahui berapa banyak bunyi beep yang keluar dan apa arti bunyi beep dari motherboard Kamu. Untuk mengetahui arti suara tersebut, Kamu dapat merujuk pada manual motherboard yang biasanya di sertakan, atau jika Kamu tidak memilikinya, Kamu dapat mencarinya di internet.

5. Amati Apakah Mesin Sering Mati atau Tidak

Motherboard yang rusak akan sering mengalami masalah menjaga kestabilan power supply, atau menemui masalah lain yang menyebabkan mesin sering crash saat kita gunakan. Dengan kata lain, jika komputer Kamu sering mati sendiri, kemudian hidup dan mati berulang kali, kemungkinan motherboard Kamu bermasalah, meskipun mungkin juga ada komponen lain yang menyebabkan komputer Kamu mati.

Dan itulah cara cek motherboard PC sedang rusak atau tidak. Bagi kamu yang sedang mengalami permasalahan ini, semoga informasi ini bermanfaat dan membantu kamu. Terakhir, tunggu informasi menarik lainnya hanya di sini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *