12 Istilah dalam Facebook Ads yang Penting Kamu Tahu

12 Istilah dalam Facebook Ads yang Penting Kamu Tahu

Ada banyak sekali istilah dalam Facebook Ads yang wajib diketahui oleh pemula. Pasalnya, tanpa memahami istilah tersebut, tentunya akan sulit dalam menjalankan dan mengoptimalkan potensi beriklan di media sosial satu ini.

Facebook dari Meta, menyediakan fitur iklan yang sangat populer di seluruh dunia. Sedangkan di Indonesia sendiri, fitur ini memberi manfaat yang sangat besar. Terutama dalam Social Media Marketing (SMM) atau berjualan produk (barang atau jasa) melalui media sosial.

Agar memperoleh potensi serta manfaat yang paling optimal, penting sekali memahami apa saja istilah dalam iklan Facebook. Pada kesempatan kali ini, Pusat Techno akan menjelaskan beberapa istilah umum yang sebaiknya Anda ketahui di awal sebelum mulai menggunakannya.

Istilah dalam Facebook Ads untuk Pemula

Faktanya, fitur iklan yang ada di Facebook jauh lebih kompleks dan rumit daripada Google Ads. Banyak yang mengeluhkan hal itu, namun di sisi lain membawa hal baik yang menakjubkan. Di mana orang yang menguasai Facebook Ads, akan lebih mudah menerapkan Ads di platform lain seperti Google.

1. Campaign

Ini adalah istilah umum, campaign atau dalam bahasa Indonesia kampanye, merupakan struktur iklan itu sendiri. Di dalam campaign ada Ad Set dan Ad yang Anda buat. Campaign muncul di langkah awal, Anda akan memperoleh pilihan ingin menggunakan iklan untuk tujuan apa.

2. Objective

Setelah campaign, akan muncul pilihan tujuan yang biasa disebut sebagai objective. Istilah dalam Facebook Ads satu ini sangat penting, karena objective menentukan target dari campaign yang Anda buat. Beberapa jenis objective antara lain: traffic, engagement, App Install, video view, lead generation, dan message.

3. Click Through Rate (CTR)

Secara umum, istilah Click Through Rate berarti rasio klik tayang. Artinya, semakin tinggi nilai CTR maka semakin berhasil iklan yang Anda pasang. Keberhasilan ini berfokus pada klik tautan yang ada di iklan, yang mana membuktikan materi iklan Anda menarik dan merupakan sesuatu yang pengguna butuhkan.

4. Cost Per Millions (CPM)

Selanjutnya ada arti CPM di Facebook Ads merupakan biaya per 1.000 tayangan. Kalau biaya yang Anda butuhkan untuk memperoleh 1.000 tayangan itu kecil, artinya performa iklan sangat baik. Namun, untuk melihat data ini mesti meluncurkan beberapa perbandingan dari 2 atau lebih campaign.

5. Cost Per Click (CPC)

Istilah dalam Facebook Ads ini sangat umum, Cost Per Click atau biaya per klik dari penonton. Pahami bahwa biaya tayangan dan biaya klik merupakan sesuatu yang berbeda. CPC kecil adalah kabar baik untuk pengiklan, karena biaya untuk beriklan sedikit.

6. Cost Per Action (CPA)

Kalau kita sudah menentukan objective, maka ada istilah Cost Per Action. Yaitu biaya yang Anda butuhkan berdasarkan tindakan penonton dari objective yang kita pilih. Misalnya, Anda memilih objective berupa App Install (pasang aplikasi), jika ada audience yang memasang aplikasi dari iklan Anda, maka ini ada biaya khusus (mirip dengan CPC).

7. Pixels

Mudahnya, Pixels itu merupakan alat analisis yang mirip dengan Google Analytics. Pixels berupa kode HTML yang kita tanam ke homepage atau URL tertentu di website, untuk tujuan merekam tindakan serta lalu lintas yang terjadi. Nantinya, kita bisa melihat hasil kegiatan pengunjung tersebut dari dashboard akun iklan Pixels kita.

8. Business Manager (BM)

Istilah populer di dunia Facebook Ads biasanya hanya disebut BM (Be Em), yang merupakan singkatan dari Business manager. BM dalam Facebook merupakan dashboard profesional berisi pengaturan yang berkaitan dengan akun, halaman, dan fitur yang lainnya.

9. Leads

Kemudian ada Leads, yang merupakan interaksi penonton berminat (menurut penilaian Facebook) dengan sesuatu yang Anda iklankan. Tandanya adalah ada yang menghubungi melalui chat WhatsApp, telepon, formulir website, komentar, atau saluran interaksi yang lain.

10. Lookalike Audience (LLA)

LLA adalah strategi yang sebaiknya Anda coba sebagai salah satu jalan menuju winning campaign. Strategi ini memberi gambaran bagaimana target audience berdasarkan sumber tertentu, misalnya audience yang suka belanja online.

11. Custom Audience (CA)

CA adalah fitur yang sangat penting untuk memperoleh data target audience secara akurat. Pasalnya, dengan menggunakan CA ini, Anda bisa mengumpulkan data kecenderungan target pasar, alamat email (untuk marketing), nomor HP, dan sebagainya.

12. Website Conversions (WC)

Istilah dalam Facebook Ads satu ini cukup jarang pengiklan gunakan, namun gampangnya adalah kecenderungan membuka chat melalui website. Jadi alurnya, audience klik iklan Anda di Facebook, melihat website (landing page), kemudian tertarik dengan apa yang Anda tawarkan di sana.

Audience kemudian mencoba menghubungi Anda melalui chat yang tersedia, entah itu live chat maupun chat yang Anda arahkan ke WhatsApp. Dari sana pula terjadi tawar menawar, tanya jawab, sampai closing pesanan.

Itulah beberapa istilah dalam Facebook Ads dasar yang wajib Anda ketahui. Seiring berjalannya waktu dan terbiasa dengan platform iklan ini, Anda akan menemukan lebih banyak istilah yang lain. Semangat tetap konsisten pada apa yang Anda perjuangkan, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 komentar